Analisis Efek Samping Dari Penggunaan KB Suntik 1 Bulan Pada Akseptor KB Suntik 1 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru

Yunni Safitri

Sari

Persentasi peserta KB aktif di Provinsi Riau pada tahun 2016 adalah sebesar 66,78%. Persentase metode kontrasepsi suntik (54%), pil (26,8%), MOW 0,7%, dan MOP 0,4%. Efek samping yang sering didapati dalam penggunaan kontrasepsi suntik 1 bulan adalah gangguan menstruasi, perubahan berat badan, pusing/sakit kepala, mual/muntah dan timbul jerawat. Tujuan penelitian ini adalah mengetahui gambaran efek samping dari penggunaan KB suntik 1 bulan pada akseptor KB suntik 1 bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru Tahun 2019. Jenis penelitian ini adalah penelitian  kuantiatif dengan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini dilakukan di Wilayah Kerja Puskesmas Rawat Inap Sidomulyo Pekanbaru pada tanggal 05 – 23 Agustus 2019. Sampel penelitian berjumlah 84 orang dengan teknik pengambilan sampel secara purposive sampling. Instrumen penelitian adalah lembaran kuesioner. Pengolahan data meliputi editing, coding, processing, cleaning, dan tabulasi/tabulating. Analisis data secara univariat. Hasil penelitian diperoleh efek samping penggunaan KB suntik 1 bulan adalah gangguan menstruasi berupa amenore sebanyak 33 orang (39,28%), spotting sebanyak 17 orang (20,23%), menoragia sebanyak 7 orang (8,33%). Perubahan berat badan sebanyak 77 orang (91,66%). Responden tidak mengalami pusing/sakit kepala sebanyak 57 orang (67,85%), responden yang tidak mengalami mual/muntah sebanyak 76 orang (90,47) dan responden tidak mengalami timbul jerawat sebanyak 75 orang (89,28%).

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Sari view : 11 times
PDF - 7 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.