Pengaruh Peer Education Sadari,Breast Examination, Vaginal Examination Dan Gizi Remaja Terhadap Motivasi dan Perilaku Remaja Putri dalam Pemeliharaan Kesehatan Reproduksi

tria puspita sari, rusiana sri haryanti, Nevia Zulfatunnisa'

Sari

Pemahaman remaja khususnya remaja putri tentang kesehatan reproduksi merupakan bekal dalam berprilaku sehat, namun tidak semua remaja putri memperoleh informasi yang cukup dan benar tentang kesehatan reproduksi. Bagi remaja putri kesehatan reproduksi sangatlah penting untuk diketahui antara lain Sadari, breast examination, vaginal examination dan gizi bagi Remaja. Peningkatan pengetahuan remaja  putri tentang kesehatan reproduksi dapat dilakukan dengan pendekatan yang melibatkan pendidikan sebaya Tujuan penelitian ini untuk menganalisis Pengaruh Peer Education Sadari,Breast Examination, Vaginal Examination Dan Gizi Remaja Terhadap Motivasi dan Perilaku Remaja Putri dalam Pemeliharaan Kesehatan Reproduksi. Desain penelitian yang digunakan adalah pre experimental. Rancangan atau desain penelitian ini  one group pretest – posttest design. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 30 siswa putri.  Pengumpulan data menggunakan kuesioner tertutup. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat , uji statistic dengan Uji Wilcoxon. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar mempunyai motivasi rendah sebelum peer education yaitu 13 orang (43%) dan setelah dilakukan peer education menunjukkan adanya peninggakatan motivasi yaitu 15 orang (50%). Sedangkan perilaku sebelum dilakukan peer education  menunjukkan hasil 15 orang (50%) sama mempunyai perilaku positif dan negatif, setelah dilakukan peer education menunjukkan adanya perubahan perilaku yaitu 18 orang (60%) dalam pemeliharaan kesehatan reproduksi. Hasil uji ststistik Wilcoxon pada variabel motivasi didapatkan nilai p value 0,005(p<0.05) , sedangkan pada variabel perilaku p value sebesar 0,000 (p<0.05), sehingga kesimpulannya adalah menerima H1 atau yang berarti ada perbedaan bermakna antara kelompok pretest dan posttest pada variabel motivasi dan perilaku terhadap tindakan Peer Education Sadari,Breast Examination, Vaginal Examination Dan Gizi Remaja.

Teks Lengkap:

PDF PDF

Referensi

Ali, Mohammad (2010). Panduan Hidup Sehat. Kompas Media Nusantara : Jakarta

BKKBN,2008. Pelatihan Pemberian Informasi Kesehatan Reproduksi Remaja Oleh Pendidik Sebaya. Jakarta

Hidayati N., Herniyatun, Suhartini., 2010.Hubungan Personal Hygiene Perineal Pada Pasangan Usia Subur Terhadap Kejadian Keputihan Di Wilayah Kerja Puskesmas Kebumen 1 Kabupaten Kebumen. Jurnal Ilmiah Kesehatan Keperawatan Volume 6 nomor 3.

Kumalasari I dan Andhiyantoro I. 2012. Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa Kebidanan Dan Keperawatan. Jakarta selatan, Salemba Medika.

Ramaul,S, dan Vindari, A.V.2011. Kesehatan Reproduksi Buat Mahasiswi Kebidanan. Cetakan I. Yogyakarta : penerbit Nuha Medika

Sari, Eka Afrima. 2016. Motivasi Mahasiswi Keperawatan Dalam Pemeriksaan Payudara Sendiri Sebagai Deteksi Dini Kanker Payudara. Jurnal Ilmu Keperawatan, Vol. IV No. 1 April 2016. Diterbitkan oleh LPPM Universitas BSI Bandung. https://ejournal.bsi.ac.id/ejurnal/index.php/jk/article/view/305

Septiani, S dan Suara, M. 2012. Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Perilaku Pemeriksaan Payudara Sendiri (Sadari) Pada Siswa SMAN 62 Jakarta 2012. Jurnal Ilmiah Kesehatan. Vol. 5. No. 1.Januari 2013.

Triyani R.,Ardiani S.,2013.Hubungan Pemakaian Pembersih Vagina Dengan Kejadian Keputihan Pada Remaja Putri. Jurnal ilmiah kebidanan volume 4 no 1.

Article Metrics

Sari view : 9 times
PDF - 1 times PDF - 0 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.