PENERAPAN LIDAH BUAYA UNTUK PENYEMBUHAN LUKA DIABETIK

Anik Enikmawati

Sari

Luka kaki diabetik sampai saat ini menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, kasus ini semakin meningkat, Luka bersifat kronis dan sulit sembuh, mengalami infeksi dan iskemia tungkai dengan risiko amputasi. Bila tidak ditanggulangi, Kondisi ini dapat menyebabkan penurunan produktivitas, disabilitias,  dan  kematian dini. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana pengaruh ekstrak lidah buaya terhadap proses penyembuhan luka diabetik pada penderita diabetes mellitus. Penelitian ini merupakan quasi ekperimen dengan pre - post test one group design dengan alat ukur wound status continuum Bates Jensen Wound Assessment Tools. Sampel diambil dengan tehnik purposive sampling sebanyak 12 responden.  Hasil penelitian didapatkan rata-rata usia responden 55 tahun dengan rerata nilai kadar gula darah sewaktu 298,25 mg/dL dan Hasil analisis bivariat rerata skor luka diabetik sebelum dan sesudah dilakukan intervensi menggunakan uji beda T Test diperoleh nilai significancy 0,000 (p < 0,005), sehingga dapat disimpulkan bahwa pemberian ekstra lidah buaya berpengaruh terhadap proses penyembuhan luka diabetik.

Kata Kunci

Diabetes Mellitus, lidah buaya, Luka diabetik

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Aminanto slamet, Ruhyana, Prihatiningsih Dwi. 2015. Efektifitas gel aloe vera sebagai primary dressing pada luka DM di Praktisi Perawatan Luka Indriyati Sleman, Yogyakarta. Skripsi. Stikes ‘Aisyiyah Yogyakarta.

Brunner & Suddarth. (2013). Keperawatan Medikal Bedah edisi 12. Jakarta: EGC

Dharma, K.K. (2011). Metodologi penelitian keperawatan ; Panduan melaksanakan dan menerapkan hasil penelitian. Jakarta : TIM

Furnawanthi, I. 2008. Khasiat dan Manfaat Lidah Buaya si Tanaman Ajaib. PT Agromedia Pustaka, Jakarta

Singh, N., Armstrong, D.G., Lipsky, B.A. 2007. Preventing foot ulcers in patients with diabetes. Jama , 293:217-28

Wijayakusuma, Hembing. 2007. Penyembuhan dengan lidah buaya. Jakarta: Sarana Pustaka Prima.

Article Metrics

Sari view : 7 times
PDF - 8 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.