MENTORSHIP DAN PERCEPTORSHIP DALAM KEPERAWATAN

Deden Darmawan

Sari

Salah satu cara untuk pengembangan dan pengendalian mutu keperawatan adalah dengan cara mengembangkan lahan praktek keperawatan disertai dengan adanya pembinaan masyarakat profesional keperawatan untuk melaksanakan pengalaman belajar di lapangan dengan benar bagi peserta didik.

Tanggungjawab masyarakat profesional keperawatan dalam melaksanakan keperawatan profesional, dengan sistem nilai dan tradisi profesionalnya adalah hal yang mutlak dalam pendidikan keperawatan sebagai pendidikan profesioanl.

Lahan praktek keperawatan adalah merupakan komponen pendidikan yang perlu mendapat perhatian bagi para pengelola lahan praktek.  Maka dengan adanya lahan praktek yang baik akan dapat dikembangkan pengalaman belajar klinik / lapangan dengan benar.

Perubahan sikap dan keterampilan profesional yang benar dengan melalui pengalaman belajar lapangan yang diselenggarakan dengan benar dalam tatanan pelayanan keperawatan profesional.  Maka lingkungan yang condusive akan sangat membantu tumbuhnya sikap dan keterampilan profesional khususnya bagi perawat.  Dalam hal ini sangat diperlukan sarana agar terlaksananya sikap dan keterampilan profesional bagi para perawat.

Sarana yang mutlak harus ada antara lain adanya perawat profesional sebagai pembimbing klinis atau “preceptor” yang akan melakukan preceptorship bagi para perawat lapangan sehingga tumbuh kembang profesi dapat berkembang bagi perawat.

Hal lain yang juga perlu dilakukan perceptorship dan menthorship adalah:  Sumber Daya Manusi, fasilitas, manajemen dan lingkungan yang condusive

Kata kunci : Perseptoship dan menthorship

Teks Lengkap:

PDF

Article Metrics

Sari view : 193 times
PDF - 1359 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.