Pengetahuan Kader Tentang Kekerasan Pada Anak

Rosmita Nuzuliana, Diajeng Kenanga Ma’rifat

Sari

Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sangat mempengaruhi kesehatan yang  akan berdampak pada penurunan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM). Oleh karena itu pelaporan yang segera bisa meminimalisir tindak kekerasan. Salah satu bagian dari masyarakat yang dapat dilibatkan dalam program prevensi dini kekerasan pada anak adalah kader posyandu, namun kader tidak menjalankan fungsinya karena mengganggap kasus kekerasan adalah wilayah domestic. Tujuan penelitian ini adalah pengetahuan kader tentang kekerasan pada anak.  Jenis Penelitian ini adalah Observasional dengan rancangan cross sectional, menggunakan 210 responden, alat yang digunakan adalah kuisioner pengetahuan tentang kekerasan pada anak. analsis yang digunakan adalah analisis univariat. Hasil yang didapatkan bahwa mayoritas (70.5%) kader memiliki tingkat pengetahuan tinggi dimana dari distribusi kuisioner rata rata paling banyak menjawab benar pada item pertanyaan terkait faktor penyebab dan jenis kekerasan pada anak.

 

Teks Lengkap:

PDF

Referensi

Agustina, A. (2016). Kajian Tentang Upaya Pusat Peayanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak Kabupaten Sleman dalam Memberikan Perlindungan Anak Terhadap Kekerasan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum. 1–10.

BPPM DIY. (2016). Peta Kekerasan Perempuan Anak di Kota Yogyakarta. Yogyakarta: Badan Pemberdayaan Perempuan dan Masyarakat. Available at: http://www.bppm.jogjaprov.go.id/.

Fariani, A. and Paramastri, I. (2015) Kader Posyandu sebagai Agen Pencegahan Primer Tindakan Kekerasan Seksual pada Anak, Gadjah Mada Journal Of Professional Psychology. 1(2):138–149.

Fissawati, S., Indriati, G. and Elita, V. (2014) Hubungan Pengetahuan Orang Tua Tentang Kesehatan Seksual pada Anak Usia 7-12Tahun dengan Sikap Orang Tua dalam Pencegahan Kekerasan Seksual. Universitas Riau. Available at: https://media.neliti.com/media/publications/186645-ID-hubungan-pengetahuan-orang-tua-tentang-k.pdf.

Gowi, A., Hamid, A. Y. S. and Nuraini, T. (2012) Penurunan Perilaku Kekerasan Orang Tua Pada Anak Usia Sekolah Melalui Latihan Asertif. Jurnal Keperawatan Indonesia 15(3): 201–206.

Gumiarti. (2008). Hubungan Status Sosial Orang Tua dengan Kekerasan Fisik Pada Anak umur 3-6 th di Kabupaten Jember. Tesis. Universitas Gadjah Mada.

IDI, Depkes RI and Unicef. (2004). Buku Pedoman Pelatihan Deteksi Dini dan Pena-talaksanaan Korban Child Abuse and Neglect Bagi Tenaga Profesional. Jakarta.

Jayanti, R. and Lestari, R. (no date). Kekerasan Pada Anak Dalam Keluarga. Proceeding Seminar Nasional ‘Selamatkan Generasi Bangsa dengna Membentuk Karakter Berbasis Karifan Lokal’.

Kemenkes RI. (2009). Pedoman pengembangan Puskesmas Mampu Tatalaksana Kasus Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak. Jakarta: Sekretaris Direktorat Jendral Bina Kesehatan Masyarakat Kementrian Kesehatan Rpublik Indonesia.

KPAI. (2016). Data Kasus Perlindungan Anak Tahu 2011-2016. Jakarta: Komisi Perlindungan Anak. Available at: http://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data/data-kasus-se-indonesia/data-kasus-perlindungan-anak-berdasarkan-lokasi-pengaduan-dan-pemantauan-media-se-indonesia-tahun-2011-2016#yogyakarta.

Nuzuliana, R. and Istiyati, S. (2017) Gambaran Peaksanaan Program Penanganan Keke-rasan Perempuandan Anak di Puskesmas Kota Yogyakarta. Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Paramastri, I. (2011). Modifikasi Teori Trans-tero-retikal Untuk Komunitas Anti Kekerasan Seksual Pada Anak-Anak. Universitas Gadjah Mada.

Putri, A. M. and Santoso, A. (2012). Persepsi Orang Tua Tentang Kekerasan Verbal Pada Anak. Jurnal Nursing Studies. 1(1): 22–29.

Rahmadhani, L. S. (2017). Hubungan Tingkat Pengetahuan Pornografi dengan Sikap Seks Pranikah Pada Remaja Di SMA N 1 Ngrambe Kabupaten Ngawi. Skripsi. Universitas Aisyiyah Yogakarta.

Setiawan, A. (2010). Penanganan Perilaku Agre-sif Pada Anak. Jassi. 9: 89–96. Available at: http://ejournal.upi.edu/ index.php/ jassi/article/view/3912.

Article Metrics

Sari view : 8 times
PDF - 7 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.